Daftar Nama Pakaian Adat Yogyakarta Sehari-hari Sultan Dan Abdi Dalem, dll Terbaik Terlengkap

Pakaian Adat Yogyakarta – Halo, selamat datang kembali di infosoalpelajaran, disini merupakan sebuah website yang di dalamnya akan anda temui pembahasan mengenai berbagai soal pelajaran berserta materi pelajarannya dari berbagai tingkatan sekolah di Indonesia. Dan dalam kesempatan kali ini akan ada pembahasan mengenai pakaian adat yogyakarta yang di dalam mesin pencarian suka juga dicari dengan kata kunci seperti nama pakaian adat yogyakarta atau pakaian adat yogyakarta wikipedia.

Baca Juga : Posisi Pemain Basket

Nama Pakaian Adat Yogyakarta Beserta Penjelasannya

Pakaian adat Yogyakarta merupakan pakaian adat Indonesia yang wajib untuk di lestarikan bukan hanya oleh masyarakat Yogyakarta saja, akan tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia juga mempunyai kewajiban yang sama yaitu untuk melestarikannya. Sebagai salah satu kota wisata yang sangat terkenal di Indonesia bhakan Internasional, Yogyakarta tentunya memiliki pakaian adat yang menraik untuk di ketahui.

Mulai dari pakaian yang digunakan untuk para pria dan juga untuk wanita, semuanya memiliki keunikan tersendiri, baik darui segoi corak mau pun dari bentuknya. Unsur seni budaya dari Provinsi Yogyakarta juga sangat kental dan dapat kita temui di pakaian adat khas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Maka dari itu kita harus berbangga untuk menjadi warga negara Indonesia, karena memiliki berbagai macam budaya yang beraneka ragam.

Untuk memcari tahu mengenai pakaian adat dari seluruh Indonesia sebenarnya sudah sangat mudah, pada zaman dahulu mungkin kita cuma bisa mencari tahu di buku-buku sekolah. Akan tetapi sekarang kita dengan lebih mudah untuk mencari berbagai informasi melalui internet, baik itu dengan menggunakan smartphone atau pun dengan menggunakan komputer atau PC.

Dan dalam kesempatan kali ini seperti yang sudah saya katakan sebelumnya akan membahas mengenai pakaian adat ari Yogyakarta. Sebelumnya saya juga pernah membahas mengenai pakaia adat dari daerah lain,seperti pakaian adat Jawa Tengah, Pakaian Adat Jawa Timur, Pakaian Adat NTT, Pakaian Adat Sulawesi Tenggara dan lain-lain yang juga dapat anda baca.

Berikut ini Nama Pakaian Adat Khas Yogyakarta Beserta Penjelasannya:

1. Pakaian Adat Yogyakarta Surjan dan Jarik

Pakaian Adat Yogyakarta Surjan dan Jarik

Pakaian ini merupakan pakaian adat yang di kenakan oleh para pria atau laki-laki dewasa di Yogyakarta. Surjan sendiri adalah nama baju adatnya, sedangkan jarik adalah kain batik yang digunakan sebagai bawahan. Lalu untuk aksesoris pelengkapnya dengan memakai pnutup kepala berupa blangkon yang memang menjadi suatu kewajiban saat menggunakan baju surjan. Selain wajib memakai blangkon, juga harus memakai alas kaki yaitu berupa sendal atau selop.

2. Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Wanita Dewasa

Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Wanita Dewasa

Atasan berupa kebaya dan bawahan berupa kain batik atu jarik merupakan pakaian adat yang digunakan oleh wanita dewasa di Yogyakarta. Ciri khas lain yang paling kentara adalah pemakaian sanggul atau konde pada ramput. Untuk bahan kain yang biasanya di pilih adalah bahan kain yang terbuat dari katun, sutra, nilon, lurik, sunduri atau bahan sintetis lainnya. Teknik pembuatannya juga sangat banyak, antara lain adalah dengan di tenun, dairajut, dicelup atau juga di batik. Lalu untuk kebaya sebagai atasannya biasanya akan terbuata dari bahan seperti beludru, sutra atau brokat.

3. Pakaian Adat Yogyakarta Anak Laki-Laki

Pakaian Adat Yogyakarta Anak Laki-Laki

Baju adat yang digunakan oleh anak laki-laki di Yoyakarta disebut dengan nama Kencongan. Kencongan ini biasanya akan terdiri dari baju surjan, lonthong tririk dan juga kamus songketan dengan cathok yang bahan pembuatannya dari suwasa atau emas berkadar rendah sebagai ikat pinggangnya. Lalu beda lagi dengan pakaian yang digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Apabila digunkan utnuk kegiatan sehari-hari, maka akan terdiri dari baju surjan, kain batik dengan wiru pada bagian tengahnya, kamus songketan, lonthong tritik, timang dan juga tidak lupa untuk memakai penutup kepala berupa destar.

4. Pakaian Adat Yogyakarta untuk Anak Perempuan

Pakaian Adat Yogyakarta untuk Anak Perempuan

Baju adat yang digunakan oleh anak perempuan di Yogyakarta disebut dengnan nama Sabukwala Padintenan. Baju adat ini sendiri berbentuk kain batik atau jarik yang mmeiliki motif parang. Untuk aksesoris pelengkapnya antara lain adalah ceplok atau gringsing, baju berbahan katun, kamus yang berhiaskan motif flora atau fauna sebagai ikat pinggang, lonthong tritik serta tidak lupa untuk memakai cathok yang terbuat dari perak dan berbentuk seperti kupu-kupu, burung garuda atupun burung merak.

Lalu ditambah lagi dengan pemakaian perhiasan dari subang, kalung emas dengan liontin yang memiliki bentuk seperti mata uang atau dinar, gelang berbentuk ular atau gligen atau sebagai pelengkapnya lagi memakai model sigar penjalin. Bagi anak perempuan yang memiliki rambut panjang, maka akan di buat model kone ataupun bisa di sanggul.

5. Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Abdi Dalem

Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Abd Dalem

Seluruh pegawai atau karyawan keraton yang ummnya tinggal di daerah sekitar keraton disebut dengan nama Abdi dalem. Abdi dalem ini juga memiliki pakaian khusus yang berupa dua macam pakaian, antara lain adalah Sikep alit dan Langenarjan.

Sikap alit sendiri terdiri dari kain batik sawitan, baju hitan yang terbuat dari bahan lakin yang disertai dengan kancing baju yang terbuat dari tembaga atau kuningan yang disepuh dengan emas berjumlah kurang lebih 7 sampai 9 kancing, destar sebagai penutup kepala, keris model gayaman yang di pakai pada pinggang sebelang kanan belakang., memakai selop sebagai alas kaki, topi pet berwarna hitam dengan pasmen emas. Pakaian inilah yang biasanya digunakan pada kegiatan sehari-hari para abdi dalem keraton.

Sedangkan untuk Langeran adalah seperangkat pakaian yang terdiri dari kain batik, baju bukakan yang bahan pembuatannya dari laken berwarna hitam, kemeja dengan kerah model berdiri berwarna putih, destar sebagai penutup kepala, keris dengan model gayman atau ladrangan yang di pakain di pinggang kanan belakang, dasi kupu-kupu berwarna putih, alas kaki berupa selop. Pakaian Ladrangan ini umumnya digunakan saat menghadiri acara pertemuan atau jamuan makan malam pada sebuah pesta khusus.

6. Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Pejabat Keraton

Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Pejabat Keraton

Pakaian adat yang digunakan oleh para pejabat keraton disebut dengan nama baju Ageng. Secara umunya, pakaian ini terdiri dari model jas laken yang berwarna biru tua dengan disertai kerah berdiri, serta tidak lupa juga rangkapan sutra yang warnanya juga biru tua, dan mencapai panjang sampai bokong, lalu dilengkapi juga dengan kancing dari sepuhan emas. Untuk bawahannya berupa celana berwarna hitam dengan menggunakan topi yang berwarna biru tua dan terbuat dari bahan laken dengan dibuat model bulat-panjang yang mancapai tinggi 8 cm.

7. Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Putri Raja

Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Putri Raja

Semekanan merupakan pakaian yang dikenakan oleh Putri Raja yang sudah dewasa dalam kegiatan kesehariannya. Pakaian ini terdiri dari kain penutup dada yang panjang dan mencapai lebar sampi separu dari lebar kain panjang biasa. Dilengkapi juga dengan memakai kain nyamping atau batik, baju kebaya dari bahan katun, semekan tririk dan juga memakai perhiasan yang terdiri dari subang, gelang dan juga cincin. Tatanan rambutnya juga dibuat sanggul tekuk polos tanpa dilengkapi hiasan.

Sedangkan pakaian yang biasa digunakan oleh putri raja yang sudah menikah berupa semekan tritik dengan dilengkapi tengahan, baju kebaya berbahan katun, kain batik atau jarik, sanggul tekuk olos tanpa aanya hiasan serta tidak lupa juga memakai berbagai macam perhiasan, mulai dari subang, cncin dan juga sapu tangan berwarna merah. Pakaian ini sebenarnya sama saja dengan pakaian untuk wanita dewasa.

8. Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Upacara Ageng

Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Upacara Ageng

Pakaian ini merupakan pakaian yang digunakan oleh para sultan pada saat upacara ageng, pakaian ini disebu dengan nama busana keprabon. Jenis busana ini juga dibedakan lagi menjadi 3 jenis, yaitu busana dodotan, kanigaran dan juga kaprajuritan. Busana dodotan biasanya akan di pakai saat acara upacara garebeg, jumengeng dalem atau penobatan raja, dan juga dalam upacara pernikahan atau pisowana. Pakaian ini terdiri dari kuluk biru yang dihiasi mundri, kampuh konca setunggal. dana chinde gubeg, moga renda yang berwarna kuning, rante, timang atau kretep, pethat jeruk sak ajar, karset serta keris branggah.

Video Pakaian Adat Yogyakarta

Baca Juga : Simple Present Tense

Demikianlah pembahasan yang dapat saya lakukan mengenai pakaian adat ini, semoga dapat membantu anda semua yang sedang mencari tahu dan ingin belajar lebih banyak lagi. Saya berpesan kepada anda smeua agar selalu melestarikan pakaian adat dari daerah anda masing-masing agar tidak terjadi yang namanya pergeseran atau malahan kepunahan pakaian adat.

Satu lagi pesan saya kepada anda adalah agar selalu mengunjugi website infosoalpelajaran apabila sedang mencari tahu mengenai soal pelajaran ataupun materi pelajaran dari berbagai macam tingkatan sekolah di Indonesia. Terima kasih telah membaca.